BlogMedia
← Back to Blog
August 14, 2026👁 9 views

Mengelola Monorepo Modern dengan Turborepo

monorepoturborepo

Monorepo (atau monolithic repository) adalah strategi pengembangan perangkat lunak di mana kode untuk banyak proyek disimpan dalam satu repositori yang sama. Pendekatan ini mempermudah kolaborasi dan berbagi kode (code sharing), namun tantangan utamanya adalah lambatnya proses build dan pengelolaan dependensi seiring berkembangnya codebase.

Di sinilah Turborepo hadir sebagai solusi. Turborepo adalah sistem build performa tinggi untuk monorepo JavaScript dan TypeScript. Dibuat oleh Jared Palmer dan sekarang dikembangkan oleh Vercel, Turborepo membawa konsep caching cerdas dan eksekusi tugas paralel untuk membuat alur kerja monorepo terasa sangat cepat.

Mengapa Menggunakan Turborepo?

  1. Remote & Local Caching: Turborepo tidak akan pernah melakukan build atau pengujian terhadap kode yang tidak berubah. Hasil kompilasi sebelumnya disimpan di cache lokal maupun cloud (Remote Cache), mempercepat waktu build CI/CD secara signifikan.

  2. Task Execution Paralel: Jika Anda menjalankan build dan linting, Turborepo akan mengeksekusinya secara paralel dan memanfaatkan seluruh core CPU yang tersedia dengan optimal.

  3. Dependency Graph: Turborepo membaca konfigurasi proyek untuk membangun visualisasi relasi dependensi antarpaket, memastikan urutan eksekusi tugas selalu tepat tanpa konfigurasi manual yang rumit.

Memulai dengan Turborepo

Anda dapat membuat monorepo baru menggunakan Turborepo dengan perintah sederhana berikut:

npx create-turbo@latest

Struktur standar dari Turborepo biasanya memisahkan kode menjadi:

  • apps/: Berisi aplikasi utama (seperti Next.js, Svelte, dll.)

  • packages/: Berisi library atau konfigurasi bersama (seperti design system, shared ESLint config, tsconfig).

Dengan Turborepo, pengembangan monorepo menjadi lebih terstruktur, efisien, dan menyenangkan.